
Banyak pemula terjebak pada kesalahan yang sama saat menyusun business model: terlalu fokus pada produk dan lupa memvalidasi kebutuhan pasar. Padahal, business model yang kuat dimulai dari pemahaman mendalam tentang masalah yang dihadapi calon pelanggan.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak memperhitungkan struktur biaya secara realistis, mengabaikan kanal distribusi yang tepat, serta menunda pengujian asumsi ke pasar nyata. Dengan kerangka kerja yang terstruktur, kesalahan-kesalahan ini bisa dihindari sejak tahap perencanaan.